PELATIHAN MEWARNAI BENANG MENGGUNAKAN PEWARNA ALAMI

NAPAN
Proses Pencucian Benang

Desa Napan-Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Timor Tengah Utara bekerja sama dengan Dinas Perindag TTU  melakukan kegiatan pelatihan mewarnai benang menggunakan pewarna alam di Desa Napan selama dua hari terhitung mulai Hari ini Senin 23/11/2020 – 24/11/2020 bertempat di halaman Kantor Desa Napan.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kreatifitas dan kemandirian kelompok perempuan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 orang perwakilan dari kelompok tenun ikat Desa Napan. Dalam sambutannya Perwakilan Dekranasda Kab. TTU Ibu Norma Nepa Fai Mengatakan Tradisi menenun telah banyak ditinggalkan dimana semakin sedikit generasi muda yang mau mempelajari dan melakukan teknik menenun dari orang tua. Juga untuk menenun tidak lagi menggunakan benang hasil pewarnaan alam tetapi sudah beralih ke benang hasil pewarnaan kimia atau sintesis, padahal bahan baku untuk proses pewarnaan benang mudah sekali untuk didapatkan dan dijamin tidak akan luntur lanjut Ibu Norma yang sekaligus sebagai  instruktur pelatihan

Adapun bahan-bahan yang disiapkan untuk pewarnaan adalah Kulit Mahoni  untuk menghasilkan warna coklat muda dan coklat tua, daun/pucuk Jati  untuk menghasilkan warna ungu muda, kunyit untuk menghasilkan warna kuning. Daun suji, daun gala gala, daun mangga untuk menghasilkan warna hijau.

Usai mendapatkan arahan singkat para ibu – ibu langsung mempraktekan cara pewarnaan benang menggunakan bahan alami yang didampingi oleh Instruktur.  Semoga kegiatan yang dilakukan dapat bermanfaan bagi kelompok tenun ikat di wilayah Desa Napan agar mampu meningkatkan ekonomi keluarga, dan kami berharap agar 20 orang ini sebagai pilot untuk mengajarkan lagi kepada warga lainnya ungkap Ketua TP PKK Desa Napan Ibu Karolina Bobo. 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*