Duka Di Noel Ekat Desa Napan Perbatasan RI-RDTL Sedikit Terobati Sawah Warga Sudah Bisa Dialiri Air.

Kegelisahan Masyarakat Desa Napan Dan Desa Tes Sedikit terobati , air yang mengairi sawah milik warga masyarakat (noel ekat) kedua Desa tersebut sempat tidak masuk ke area persawahan karena irigasi yang dikerjakan secara swadaya hanyut terbawa banjir dan air tidak bisa masuk ke area persawahan,selama dua minggu .

Warga Sempat merasa gelisah dan pasrah dengan keadaan tersebut, Namun beruntung bencana yang dialami warga cepat ditanggapi oleh Anggota DPRD Fraksi PKB Bapak Agustinus Siki yang sempat melakukan tatap muka pada saat beliau berkunjung ke Desa Napan.

Satu unit alat berat (Loader) diturunkan ke lokasi untuk menimbun dan membendung air untuk masuk kembali ke area persawahan.

Bapak Ludofikus Kolo Sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terutama Bapak Agustinus Siki Dan Bapak Marianus Nikan Ratrigis,menurut beliau tanpa bantuan yang berupa alat berat tersebut maka kami pasti gagal panen.

Harapan Masyarakat semoga kedepan dibuatkan irigasi karena bukan hanya mengikis area persawahan milik warga namun patok tapal batas juga akan hanyut jika tidak ada perhatian serius dari pemerintah Daerah maupun Pusat Ujar Petrus Pot Tokoh Adat Desa Napan.

Napan
Masyarakat Desa Napan Dan Desa Tes Sedang Menyaksikan alat berat yang membendung air untuk mengairi lokasi persawahan milik mereka. sawah tersebut sempat tidak diari karena irigasi hanyut terbawa arus sungai.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan